5 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Memberikan Bubur Instan untuk Bayi

- Bubur bayi instan bisa menjadi salah satu pilihan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) bagi sang buah hati.

Proses produksi MPASI bubur bayi instan telah diatur standar dan persyaratannya dalam Standar Nasional Indonesia (SNI).

Produk bubur bayi instan yang sudah melalui proses tersebut, terpercaya akan kandungan gizi dan nutrisinya.

Kandungan nutrisi dalam bubur bayi instan sudah difortifikasi, agar bayi tidak mengalami kekurangan nutrisi.

Namun apakah dengan hanya memilih merek bubur bayi yang sudah terpercaya sudah cukup?

Berikut Tribunnews.com rangkum lima hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan bubur bayi instan untuk si kecil.

1. Pilih Sesuai Usia Bayi

Ilustrasi usia bayi
Ilustrasi usia bayi (freepik.com)

Bubur bayi instan, biasanya sudah membubuhkan usia bayi pada kemasannya.

Jangan sampai bubur yang seharusnya ditujukan untuk bayi berusia 1 tahun, diberikan untuk bayi yang berusia 6 bulan.

Sebab, kandungan dan kebutuhan gizi bayi 6 bulan dan 1 tahun berbeda.

Bertambahnya usia si kecil, berikan bubur yang memiliki tekstur untuk merangsang pertumbuhan gigi dan indera perasanya.

2. Jeli Lihat Kemasan

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik.com/stockking)

Setelah memilih bubur instan yang sesuai dengan usia bayi, perhatikan kemasan bubur instan tersebut.

Bila menjumpai kemasan yang robek atau tidak utuh, gantilah dengan yang masih utuh.

Sebab, keutuhan kemasan menunjukkan bubur instan tersebut tidak terkontaminasi dari luar, sehingga aman untuk bayi.

Perhatikan pula tanggal kedaluwarsa produk.

Pastikan Anda memilih produk bubur bayi instan yang tanggal kedaluwarsanya masih lama.

Selain itu, pastikan produk yang Anda pilih berlabel Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jika sudah terdaftar BPOM, maka bubur bayi instan aman dikonsumsi anak.

3. Perhatikan Kandungannya

Ilustrasi komposisi
Ilustrasi komposisi (freepik.com/jcomps)

Tidak hanya sampai label keamanan dan kedaluwarsa yang masih lama, kandungan bubur bayi instan perlu menjadi perhatian khusus para orangtua.

Kadar garam, yang biasanya ditulis sodium atau natrium, perlu dilihat secara jeli.

Pastikan kadar garam yang terkandung tidak melebihi batas asupan natrium harian si buah hati.

Termasuk pada kandungan gulanya.

Bunda juga harus memastikan kandungan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang anak.

4. Sajikan Sesuai Aturan

Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (freepik.com)

Setelah mencermati kandungan bubur bayi, perlu diperhatikan bagaimana bubur instan disajikan.

Di balik kemasan biasanya sudah diinformasikan mengenai bagaimana bubur bayi instan disajikan.

Kesalahan dalam penyajian bubur instan bisa menimbulkan akibat.

Mulai dari hilangnya nutrisi hingga berkembangnya bakteri yang berbahaya untuk kesehatan bayi.

Informasi penyajian sudah diatur sesuai dengan keamanan konsumsi untuk bayi.

Sehingga bayi akan lebih aman bila mengonsumsi bubur instan dengan kematangan sempurna dan sesuai takaran.

5. Variasikan Rasa

Ilustrasi MPASI bayi
Ilustrasi MPASI bayi (freepik.com)

Bubur bayi instan kini memiliki beragam variasi rasa.

Berikanlah varian yang berbeda-beda untuk bayi.

Mulai dari kacang hijau, buah, beras merah, sayur, dan sebagainya.

Bahan dari MPASI juga perlu diperhatikan, pastikan berasal dari buah, sayur, maupun produk berprotein nabati dan hewani.

Anda bisa memilih bubur bayi instan yang berasal dari organik.

Bahan organik memiliki kadar keaslian nutrisi yang lebih terjada ketimbang produk non organik.

Itulah tadi lima hal yang perlu orangtua perhatikan dalam memilih bubur bayi instan untuk MPASI si kecil.

3 Rekomendasi Merek Bubur Bayi Instan

1. Sun

Produk Sun Bubur Bayi
Produk Sun Bubur Bayi (SUN)

Sun Bubur Bayi memiliki produk SUN Baby Milk Cereal 6+ dengan tekstur lembut yang cocok untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.

Ada 7 varian rasa Sun Bubur Bayi, yaitu Beras Merah, Ubi Ungu, Ayam Kampung & Bayam, Pisang Susu, Kacang Hijau, Brokoli & Wortel, dan Jeruk Apel Pisang.

Sun Bubur Bayi juga memiliki produk dalam bentuk saset yaitu Beras Merah, Ubi Ungu, Ayam Kampung & Bayam, Pisang Susu, dan Kacang Hijau.

2. Milna

Milna Bubur Bayi
Milna Bubur Bayi (Milna)

Milna memiliki produk bubur bayi untuk usia 6 bulan ke atas dan 8 bulan ke atas.

Milna Bubur Bayi memiliki empat jenis, yaitu Bubur Bayi Reguler, Bubur Bayi Organic, Bubur Bayi WGAIN, dan Bubur Bayi Goodmil.

Adapun varian rasa Milna Bubur Bayi yaitu Labu Madu, Pisang, Beras Merah, Sup Daging Brokoli, Tim Hati Ayam Bayam, dan Sup Ayam Wortel.

3. Promina

Promina Bubur Bayi
Promina Bubur Bayi (Promina)

Promina Bubur Bayi merupakan makanan pendamping ASI yang diformulasikan untuk bayi 6 bulan ke atas.

Varian rasa Promina Bubur Bayi yaitu Ayam Kampung & Jamur, Milky Beras Merah, Pisang Susu, Smooth Kacang Hijau, Ayam Kampung Brokoli Keju, serta Tim Sapi dan Wortel.

Promina Bubur Bayi memiliki kemasan boks dan saset.

Itulah tiga rekomendasi merek bubur bayi untuk si kecil..

Pastikan bayi Anda mendapat bubur bayi yang terpercaya dan aman untuknya.

Sehingga si buah hati selalu mendapat nutrisi dan gizi yang baik untuk tumbuh kembangnya.

Sumber: TribunSolo.com Tags rekomendasi bubur bayivarian bubur bayibubur untuk bayi Baca Juga 1. Campurkan ASI untuk MPASI, Apakah Boleh? Begini Kata Dokter 2. Bukan Sayur yang Diperbanyak, Lemak dan Protein Hewani Harus Dimasukkan dalam MPASI 3. Memaksa Anak Makan Dapat Timbulkan Rasa Trauma: Ini Saran Dokter Terkait Pemberian MPASI